Mikroplastik dan Megafauna

microfauna

 

Webinar | Rabu, 8 Juli 2020, 19.30 - 20.30 WIB

12:30pm GMT
Wednesday, July 8, 2020, 5:30am - 6:30am (PDT U.S)
This webinar is in Indonesian

Tidak asing lagi bahwa polusi plastik telah menjadi krisis global. Plastik telah menyerbu ekosistem sebagai spesies invasif, membuat ancaman kepada hewan dan keseimbangan ekosistem. Menurut United Nations Environment Program (2005), terdapat 13,000 buah plastik yang mengapung di laut setiap kilometer persegi. Perpecahan plastik yang terjadi ketika plastik berada di lingkungan cukup lama disebut mikroplastik, dimana pecahan-pecahan tersebut memiliki ukuran kurang dari 5 mm (Bakir et al., 2012).

Salah satu permasalahan akibat mikroplastik di laut adalah tertelannya mikroplastik oleh organisme laut (Wright et al., 2013) yang dapat menimbulkan perubahan pada organisme, baik secara fisiologis ataupun secara anatomis (Tanaka K et al., 2013). Beberapa hewan yang rawan terhadap pencemaran mikroplastik di laut adalah pari manta dan hiu paus, dimana kedua binatang ditetapkan berstatus rentan dan terancam punah oleh IUCN. Asisten peneliti Yayasan Megafauna Laut, Janis Argeswara, akan berbagi hasil penelitian mengenai mikroplastik dan megafauna yang telah dilakukan di Indonesia, dan apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi plastik yang mencemari laut kita.

Setelah mendaftar, Anda akan menerima email dari Zoom; Simpan itu.

Janis Argeswara

Janis Argeswara

Asisten Peneliti Yayasan Megafauna Laut

Setelah lulus dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Janis Argeswara langsung menyelami dunia konservasi laut melalui Marine Megafauna Foundation (MMF) Southeast Asia pada tahun 2019. Setelah dua tahun berturut-turut mengikuti program magang di MMF pada saat kuliah, Ia ditawarkan untuk menjadi asisten peneliti berwarganegara Indonesia pertama di MMF. Tugasnya sebagai asisten peneliti, selain melakukan monitoring populasi megafauna, tetapi juga melakukan monitoring polusi plastik di kawasan feeding ground megafauna pada proyek ‘Microplastics and Megafauna’. Kepribadiannya sebagai penyayang hewan dan lingkungan membuatnya ingin berpartisipasi dalam melestarikan kedua hal tersebut, melalui penelitian, edukasi dan konservasi.



Registrasi

 

Ocean Learning Labs

Ocean Learning Labs adalah komponen pendidikan dari SOA's Ocean Leadership Program, yang terdiri dari webinar topikal dengan para pemimpin terkemuka dan sumber daya daring yang terkemuka.

Empat pilar topikal Ocean Learning Labs adalah:

  • Literasi Kelautan
  • Advokasi Laut
  • Kepemimpinan yang Sadar
  • Pengembangan profesional